SEPUTAR BAHASA ARAB

Blog seputar bahasa arab menyajikan konten seputar kajian kebahasa araban baik itu ilmu nahwu,sharaf,balagoh,imla dll.

ILMU NAHWU

ialah ilmu yang mempelajari sintaksis bahasa arab .

ILMU SHARAF

ialah ilmu yang mempelajari morfologi (pembentukan kata) dalam bahasa arab.

ILMU BALAGHAH

ialah ilmu yang mempelajari semantik dalam bahasa arab.

MARI BELAJAR BAHASA ARAB

Belajar bahasa arab itu indah dan menyenangkan.

Thursday, December 7, 2017

DAHSYATNYA KHASIAT WUDHU

Wudhu merupakan penyucian diri yang da lakukan seorang muslim ketika ia hendak beribadah
Wudhu merupakan syarat syah nya ibadah seorang muslim (bersih dari hadas kecil) wudhu dimulai dari niat,membasuh muka,membasuh kedua tangan hingga sikut,membasuh sedikit rambut,membasuh kedua telinga,membasuh kedua kaki hingga matakaki,dan yang terakhir,tertib.
Namun setelah di teliti oleh para ilmuan WUDHU juga memberikan manfaat biologis, menurut para peneliti cina wudhu telah menyentuh 61 dari 65 titik refleks. 4 titik yang lain nya terletak antara tumit, dan lutut ,dimana bagian ini juga merupakan area wudhu yg tidak di wajibkan.

Wudhu juga bisa mencegah kanker kulit, jenis kanker ini di sebab kan oleh bahan bahan kimia yang setiap hari terserap oleh kulit kita secara efektif mendawamkan wudhu bisa menjadi antisipasi yang lebih baik.
Dalam membasuh muka para ilmuan meneliti bahwa membasuh muka saat melakukan wudhu dapat
meremajakan se-sel kulit mati pada wajah benyebab keriput wudhu juga bisa meremajakan selaput lendir yang menjadi pertahanan tubuh.Bagian lain yang tak kalah penting ialah lubang hidung.Dalam wudhu menghirup air dari hidung merupakan sunah wudhu yang akan membantu menjernihkan mata,mencegah penyakit TBC dan lain-lain.
Seorang muslim disaran kan berwudhu tidak hanya ingin beribadah saja akan tetapi di sunatkan ketik kita akan tidur,tholabul ilmi,karena itu berdampak baik bagidiri kita.selain fungsi bagi tubuh wudhu juga bisa mendinginkan hati yang sedang emosi dan menyejukan hati.
Apapun yang telah di perintahkan oleh Alloh SWT tentu memberi berbagai macam manfaat bagi kita,oleh karena itu,mari kita budayakan mendawamkan wudhu setiap saat apagi saat kita ingin mencari ilmu.

SHALAT SUNAT 2 HARI RAYA





SHALAT SHALAT SUNAH

-SHALAT 2 HARI RAYA
Shalat 2 hari raya yakni hari raya idul fitri dan hari raya idul adha atau hari raya qur'ban hukumnya adalah sunah yang sangat ditekankan. Shalat hari raya tersebut dilakukan dengan berjama'ah, bisa dilakukan sendirian juga sebab berpergian, orang yang merdeka,budak,orang banci.
Adapun orang yang tidak mampu (tidak kuasa) maka hendaknya mengerjakan shalat ied dengan pakaian yang dipakai sehari-hari dirumah tanpa memakai wangi wangian.
Shalat hari raya itu waktunya ialah antara terbitnya matahari dan condongnya.
Shalat hari raya terdiri dari 2 rakaat bertakbirotul ihram dengan niat shalat hari raya fitrah atau hari raya qur'ban.

Sesudah takbirotul ihram kemudian membaca doa iftitah dan bertakbir sebanyak 7X pada rakaat pertama. Selain dari takbirotul ihram kemudian membaca taawudz, membaca fatihah,lalu membaca surat Qaaf dengan suara keras.

Sunah menunaikan dua khutbah sesudah mengerjakan shalat dua rakaat, khatib bertakbir sesudah mengerjakan shalat 2 rakaat. Permulaan khutbah yang pertama sebanyak 9X secara bersambung dan dipermulaan khutbah ke 2 bertakbir 7X. Dalam dua khutbah baik nya bacaan tahmid,tahlil,dan pujian terpisah.

Takbir disini dibagi 2 yaitu:

1) Takbir musal-> ialah takbir yang dilakukan mengiringi shalat hari raya fitrah.

2) Takbir muqqayad-> ialah takbir yang dilakukan mengiringi shalat hari raya qur'ban.
Sunah bertakbir bagi setiap laki-laki,perempuan,orang yang berada dirumah,orang yang sedang berpergian, masjid-masjid, mulai matahari terbenam pada malam hari raya fitrah.
Bertakbirlah di Hari Raya qur'ban sesudah mengerjakan shalat-shalat fardu, baik orang itu mengerjakan shalat pada waktunya dan mengerjakan shalat rawatib. Takbiran itu dimulai dari subuh hari arafah sampai datang waktu ashar dari hari tasyriq yang terakhir.

Hikmah SHALAT 2 HARI RAYA:
1) Hikmah Kegembiraan dan Kesyukuran
Disunahkan kita bergembira, berbahagia dan bersuka cita pada hari raya, bersyukur telah menyambut hari kemanangan.

2) Hikmah Ketaqwaan dan Keimanan
Disunahkan untuk memperbanyak tahlil,tasbih,tahmid,takbir untuk memperkuat iman kita. Karena dalam memperingati perayaan biasanya banyak yang lalai dalam beribadah berdzikir dan mengingat Allah SWT.

3) Hikmah Kefitrahan
Dalam perayaan 2 Hari Raya besar kaum muslimin kembali kepada fitrah atau kembali pada kesucian. Pada bulan Ramadhan banyak keistimewaan salah satunya untuk peleburan dosa dan penghapusan dosa yang mengotori hati.

4) Hikmah Kepedulian
Sifat kepedulian tampak nyata saat bulan mulia datang banyak nya orang yang memberi, berinfak, dan bersedekah.

5) Hikmah kebersamaan
Kebersamaan sesama umat muslim saat Hari Raya datang ketika bertadarus bersama, berdoa
bersama, berzakat fitrah,membagikan daging qur'ban kepada masyarakat. Hal itu merupakan ibadah.

Keutamaan Shalat Idul Adha:

1) Amal Ibadah Berlipat
   Jatuhnya Hari Raya Idul Adha umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan amalan ibadah sebanyak banyaknya seperti Shalat sunah Idul Adha dan berqurban bagi yang mampu.

2) Sempurnakan Dengan Qur'ban
   Setelah melakukan ibadah shalat Idul Adha bagi yang mampu sebaiknya disempurnakan dengan melakukan penyembelihan hewan qur'ban. Berqur'ban merupakan ibadah yang dianjurkan.

3) Dihapuskan Dosa
   Dalam melakukan Hari Raya Idul Adha dengan shalat idul adha dan ber Qur'ban dihapuskan nya dosa selama satu tahun sebelum dan sesudah.

Keutamaan Shalat Idul Fitri:

1) Mengagungkan asma Allah
   Dengan melaksanakan shalat sunah ied kita akan banyak mengucapkan asma Allah berkali kali. Dengan demikian, kita akan mendapatkan pahala dan banyak mengingat Allah.

2) Shalat berjamaah
   Dengan shalat ied berjamaah kesempatan bagi setiap muslim untuk merapatkan barisan dan mendapatkan kebersamaan lewat shalat berjamaah.

3) Silahturahmi sesama muslim
   Dalam hari yang Fitri ini kita juga mendapatkan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan sesama muslim, bermaaf maafan dengan kerabat dekat dan tetangga kita.


Dan itulah beberapa hikmah serta keutamaan Shalat 2 Hari Raya. Semoga kita sebagai umat manusia selalu dalam bimbingan Allah dalam beribadah. Dan selalu mendapat banyak kesempatan untuk menyambut Hari Raya Kemenangan. Dengan adanya hari peringatan tersebut kita diuji untuk selalu dekat dengan Allah dan mendapat banyak pahala pahala yang tidak bisa terhitung.

Artikel Tentang Puasa.


Arti Puasa :
Puasa secara bahasa adalah menahan diri dari sesuatu. Sedangkan secara terminologi, adalah menahan diri pada siang hari dari berbuka dengan disertai niat berpuasa bagi orang yang telah diwajibkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Detailnya, puasa adalah menjaga dari pekerjaan-pekerjaan yang dapat membatalkan puasa seperti makan, minum, dan bersenggama pada sepanjang hari tersebut (sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa diwajibkan atas seorang muslim yang baligh, berakal, bersih dari haidl dan nifas, disertai niat ikhlas semata-mata karena Allah ta'alah.

untuk macam macam puasa terbagi menjadi :

A) Puasa Wajib

Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan adalah puasa wajib yang dikerjakan bagi setiap muslim pada bulan Ramadhan selama sebulan penuh.
Allah SWT berfirman:
Artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agara kamu bertaqwa. (Q.S. Al-Baqarah[2]: 183)
Puasa Ramadhan juga termasuk dalam rukun Islam, sebagaimana tersebut dalam hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar r.a:. Puasa Nadzar
Nadzar secara bahasa berarti janji. Puasa nadzar adalah puasa yang disebabkan karena janji seseorang untuk mengerjakan puasa. Misalkan, Rudi berjanji jika nanti naik kelas 9 ia akan berpuasa 3 hari berturut-turut, maka apabila Rudi benar-benar naik kelas ia wajib mengerjakan puasa 3 hari berturut-turut yang ia janjikan itu.
Berkaitan dengan puasa nadzar, Rasulullah saw pernah bersabda:
Barangsiapa bernadzar akan mentaati Allah (mengerjakan perintahnya), maka hendaklah ia kerjakan. (H.R. Bukhari) Puasa Kafarat.
Kafarat berasal dari kata dasar kafara yang artinya menutupi sesuatu. Puasa kafarat secara istilah artinya adalah puasa untuk mengganti denda yang wajib ditunaikan yang disebabkan oleh suatu perbuatan dosa, yang bertujuan menutup dosa tersebut sehingga tidak ada lagi pengaruh dosa yang diperbuat tersebut, baik di dunia maupun di akhirat.

😎 Puasa Sunnah

a. Puasa enam hari di bulan Syawal.

Baik dilakukan secara berturutan ataupun tidak.
Rasulullah saw bersabda, yang artinya: Keutamaan puasa romadhon yang diiringi puasa Syawal ialah seperti orang yang berpuasa selama setahun (HR. Muslim).

b. Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah

Yang dimaksud adalah puasa di sembilan hari yang pertama dari bulan ini, tidak termasuk hari yang ke-10. Karena hari ke-10 adalah hari raya kurban dan diharamkan untuk berpuasa.

c. Puasa hari Arafah

Yaitu puasa pada hari ke-9 bulan Dzuhijjah. Keutamaannya, akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun lalu dan dosa-dosa pada tahun yang akan datang (HR. Muslim). Yang dimaksud dengan dosa-dosa di sini adalah khusus untuk dosa-dosa kecil, karena dosa besar hanya bisa dihapus dengan jalan bertaubat.

d. Puasa Muharrom

Yaitu puasa pada bulan Muharram terutama pada hari Assyuro. Keutamaannya puasa ini, sebagaimana disebutkan dalam hadist riwayat Bukhari, yakni puasa di bulan ini adalah puasa yang paling utama setelah puasa bulan Romadhon.

e. Puasa Assyuro

Hari Assyuroadalah hari ke-10 dari bulan Muharram. Nabi shalallahu alaihi wasssalam memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari Assyuroini dan mengiringinya dengan puasa 1 hari sebelum atau sesudahnhya. Hal ini bertujuan untuk menyelisihi umat Yahudi dan Nasrani yang hanya berpuasa pada hari ke-10. Keutamaan: akan dihapus dosa-dosa (kecil) di tahun sebelumnya (HR. Muslim).

f. Puasa Syaban.

Yang dimaksud puasa Syaban adalah memperbanyak puasa pada bulan Syaban. Keutamaan: Bulan ini adalah bulan di mana semua amal diangkat kepada Rabb semesta alam (HR. An-Nasai & Abu Daud, hasan).

g. Puasa Senin dan Kamis.

Nabi telah menyuruh ummatnya untuk puasa pada hari Senin dan Kamis. Hari Senin adalah hari kelahiran Nabi Muhammad sedangkan hari Kamis adalah hari di mana ayat Al-Quran untuk pertama kalinya diturunkan. Perihal hari Senin dan Kamis, Rasulullah juga telah bersabda:
"Amal perbuatan itu diperiksa pada setiap hari Senin dan Kamis, maka saya senang diperiksa amal perbuatanku, sedangkan saya sedang berpuasa. (HR Tirmidzi)

h. Puasa Tengah Bulan (tiga hari setiap bulan Qamariyah).

Disunnahkan untuk melakukannya pada hari-hari putih (Ayyaamul Bidh) yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan qamariyah.

i. Puasa Dawud

Cara mengerjakan puasa nabi Dawud adalah dengan sehari puasa sehari tidak puasa, atau selang-seling. Puasa nabi Dawud adalah puasa yang paling disukali oleh Allah swt. (HR. Bukhari-Muslim).

C) Puasa Makruh

Kapan puasa hukumnya makruh? Puasa yang makruh dilakukan adalah puasa pada hari Jumat dan Sabtu yang tidak bermaksud mengqadhaRamadhan, membayar nadzar atau kafarat, atau tidak diniatkan untuk puasa sunnah tertentu. Jadi seseorang yang puasa pada hari Jumat atau Sabtu dengan niat mengqadhapuasa Ramadhan tidak termasuk puasa makruh. Misal tanggal 9 Dzulhijjah jatuh pada hari Sabtu maka puasa hari Sabtu pada waktu itu menjadi puasa sunnah bukan makruh.
loading...